Bimbingan Akademik Musik Seni dan hobi Bahasa
Bagikan

Ketika Matematika dan Seni Dipadukan

Oleh Kurniawan, dipublikasikan pada 23/01/2019 Blog > Bimbingan Akademik > Matematika > Saat Matematika dan Seni Digabungkan

Kita sering menjumpai orang-orang yang menganggap sains sebagai semacam permainan … Tidak jarang kita menjumpai para penyuka matematika yang melihat kenyataan melalui bilangan prisma.

Memang, bilangan selalu ada di sekitar kita. Fungsi, vektor, serta algoritma mengatur jalannya bintang, siklus kehidupan alam, siklus musim, hukum fisika, dan pergerakannya … Kita juga mengerti rasio emas, yang dikombinasikan dengan simetri dan dimanfaatkan dengan baik oleh arsitek hebat dari semua msasa.

Ranah artistik juga tidak lepas dari matematika: harmoni dan ritme matematis tidak hanya menjadi kaidah musik, tetapi juga karya visual. Geometri dan seni figuratif juga tidak bisa dipisahkan.

Mari kita lihat tujuh contoh menakjubkan dari keselarasan unsur-unsur matematika dan seni, yang harus dimasukkan dalam semua kurikulum Sejarah Seni!

Untuk mempelajari matematika dengan lebih menyeluruh and dan mendalam …

Snow Art (Seni Salju)

Setiap kepingan salju itu unik, dan keunikan tersebut mempersembahkan bentuk mawar alami yang luar biasa kepada kita.

Simon Beck mulai untuk menapaki jalan seni baru yang sudah lama dijajaki oleh alam. Di jantung Eropa, di tengah-tengah pegunungan Alpen, dia menggambar pola yang menakjubkan di atas salju. Dia tetap jadi yang nomor satu dalam bidang ini—dan itu kenyataannya!

Gaya bebas seni kontemporer dengan salju Pameran Snow Art (Seni Salju) | Geometri untuk pembebasan seni kontemporer | Sumber: http://inhabitat.com

Karyanya, Snow Art yang diterbitkan oleh S-Editions,menampilkan karya-karyanya dalam 200 foto (sebagian besar dari sudut pandang udara). Kisah sang seniman juga dimuat didalamnya. Seni visual benar-benar telah meninggalkan kaidah yang diajarkan di kampus universitas dan metode pengajaran tradisional telah memberi angin segar—udara kebebasan!

Kamu tidak akan mendapati kuas atau palet warna dalam bidang ini: yang ada hanyalah setelan baju hangat, topi ski, dan masker ski! Akan tetapi, kamu harus berkonsentrasi selama setengah hari penuh dan melakukan pekerjaan fisik untuk mendapatkan hasil yang memuaskan. Sebagai pelengkapnya, kamu akan disuguhi pemandangan alam yang luar biasa: inilah filosofi hidup yang sebenarnya.

Jika kamu membuat snow art, kamu akan menggbungkan olahraga, matematika dan seni dalam satu aktivitas yang sama … Tapi kamu perlu berhati-hati dalam melangkah agar karyamu tidak rusak!

Temukan 5 kesalahpahaman tentang matematika atau pelajari Kejenius Albert Einstein dan kontribusinya pada Matematika

Pola yang Rumit

Teknologi baru telah memungkinkan penggabungan berbagai lapisan, dimensi, serta garis batas.

Seorang seniman Iran Hamid Naderi Yeganeh memiliki ide yang bagus untuk memanfaatkan kemungkinan tak terbatas yang ditawarkan oleh komputasi dengan maksimal. Lihatlah situs web pribadinya untuk melihat kreasinya.

Dari kota Qom di mana dia tinggal, ilmuwan komputer yang satu ini menghasilkan ribuan pola yang terjalin secara matematis, di mana harmoni menjadi unsur yang sangat penting. Karyanya terkenal sampai ke seluruh dunia, dan telah dipuji oleh beberapa media, seperti Huffington Post atau CNN Style.

Apa ini matematika atau seni? Seni atau Matematika? | Sumber: tes.com

Dia mengombinasikan beberapa elips atau persegi panjang tepat di sebelah lingkaran, kotak, dan segmen. Terkadang, setelah banyak melakukan uji coba, berbagai hewan atau benda, secara kebetulan, juga cocok untuk digunakan dalam kombinasi yang baru. Tentu saja, penggunaan data terenkripsi tidak bisa menggantikan kebutuhan akan inspirasi untuk mencapai hasil yang berkualitas.

Siapa tahu, bisa saja guru matematikamu adalah seorang guru seni rupa juga! Kenapa tidak kita tanya seorang tutor matematika bagaimana Hamid menciptakan karya-karya yang menarik seperti itu?

Seni yang pastinya akan dihargai oleh kejeniusan Einstein!

Fraktal

Kata-kata kotor? Bukan! Fraktal hanyalah sebuah istilah mengacu pada objek matemats—sepertipermukaanatau kurva—yang strukturnya tetap sama meskipun ukurannya berfariasi.

Bukti lain bahwa matematika dan seni tidak terpisah jauh.

Dasar pengetahuan seni dan matematika Fraktal: fondasi umum pengetahuan antara matematika dan seni. | Sumber: visualhunt

Di bidang artistik, Liz Blankenship dan Dokter Daniel Ashlock menaruh minat serius pada gagasan ini. Untuk menggambarkan inspirasi mereka, mereka merumuskan “taksonomi algoritmik fraktal”—berupa sebuah situs web—untuk mengklasifikasikan fraktal dengan mengerjakan persamaan yang menghasilkannya.

Warna-warna yang dipilih dengan baik, beserta beberapa nuansa untuk membentuk dan menampilkan kontur dari bentuk utama dengan lebih baik, memberikan kejelasan yang luar biasa dalam keseluruhan karya.

Karya ini bermainan pada kesetaraan konversi: kompleksitasnya hanya disebabkan oleh pengulangan beberapa pola yang ditetapkan berdasarkan sudut dan jarak dengan rasio yang setara di antara pola-pola tersebut.

Beberapa lukisan yang dibuat dengan cara ini dengan menggunakan algoritma akan membuat kamu pening.

Memang, zaman kita telah mengalami pergolakan yang tidak diketahui sampai abad ke 19!

Isometrik dan 3D

Ketika seni rupa tampaknya semakin mengarah ke dekonstruksi yang diprakarsai oleh beberapa tokoh seperti Marcel Duchamp, koherensi juga kembali diminati. Begitu juga keteraturan.

Adapun penafsirannya,jalinan isometrik yang dibuat tidak jauh berbeda dari karya-karya François Morellet. Pelopornya tidak lain adalah ahli matematika John Nash, dibantu oleh Nicolaas Kuiper.

Sekali lagi, tanpa adanya komputer yang mumpuni, semua ini tidak mungkin dilakukan. Secara pribadi, seniman abad ke-21 yang satu ini berkutat dengan bidang-bidangsuper kecil untuk menawarkan salinan isometrik tiga dimensi dari objek nyata kepada publik. Atau, lebih tepatnya, karya yang super detail …

Ini mengingatkan kita pada Bernar Venet, jika kita berbicara tentang objek artistik yang menarik …

Sebuah karya seni diciptakan melalui perhitungan matematis dan ilmu komputer.

Matematika dengan kualitas tinggi Matematika HD (High Definition) | Kualitasnya bahkan lebih baik dari fotografi … dan mungkin suatu hari, objek ini akan dibangun di museum Louvre? | Sumber: hevea.imag.fr

Proyek yang dinamakan Hevea ini mengajak kita untuk melihat lebih dekat komponen realitasterkecil. Peraturan akademik akhirnya dibuat dan disempurnakan oleh studi matematis tentang detail. Pengaplikasian metematika seperti ini harus ditunjukkan kepada para siswa A-level yang ingin menemukan makna di kelas sains mereka.

Model Matematis 3D

Model matematis 3D jarang ada di museum seni. Atau bahkan dalam matematika sekalipun … Namun, model seperti ini menawarkan kemungkinan tak terbatas kepada pikiran kontemporer yang paling imajinatif dan inventif, yang tahu bagaimana cara mengembangkan model seperti ini yang akan diakui di seluruh dunia!

Dialah Henry Segerman, seorang matematikawan dan guru di Australia, yang pada awalnya ingin membuat bidang stutinya jadi istimewa dengan berfokus pada pendidikan dan kolaborasi. Singkatnya, dia bertujuan untuk mengatasi pelaksanaandan permasalahan lama yang menyusahkan, untuk memberikan nuansa yang bersahabat dan semi literer pada ilmu-ilmu yang paling “sulit” dan abstrak.

Menurutnya, kata-kata memang bisa digunakan untuk bercerita, tetapi, ide-ide dan kosa kata matematika dapat digunakan untuk membuat karya seni. Dengan mempunyai landasan pada seni, mungkin kamu juga mempunyai landasan dalam matematika. Keduanya sama-sama soal logika!

Ilmuwan Australia yang satu ini menjual kreasinya yang paling berharga dalam berbagai bentuk objek seperti bidang banyak, medan skalar dinamis, puzzle, permukaan, proyeksi stereografis, dan politop empat dimensi lainnya. Contoh pemodelan yang ditampilkan pada gambar yang ada di artikel ini adalah contoh yang sempurna dari karyanya.

Ini adalah disiplin yang mungkin tidak akan pernah ada tanpa adanya evolusi matematika selama beberap abad terakhir.

Seni Matematis

Kita berutang landasan seni matematis kepada Kerry Mitchell, seorang insinyur yang bekerja di NASA dan yang pada tahun 2012 merayakan pendaratan sebuah robot penjelajah yang dinamakan Curiosity di Mars.

Pelukis mana pun ingin memiliki cara teknis yang sama, untuk menciptakan dinamika yang efektif dalam karya mereka. Seni cetakan balok kayu Jepang (ukiyo-e) terkadang dibuat dengan cara yang paling cemerlang.

Seni dalam matematika Unsur-unsurnya | Matematisasi seni menghasilkan karya yang sebanding dengan lukisan, fotografi, atau seni grafis | Sumber: ommons.wikimedia.org (Holusai)

Si seniman melampaui seni modern dengan menggunakan urutan data, reproduksi bentuk, dan representasi objek yang nyata. Ini merupakan pendekatan baru dalam sejarah seni.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional dapat mempertimbangkan untuk menempuh jalur ini agar sains menjadi mata pelajaran favorit bagi siswa A-level. Menerapkan pengetahuan abstrak semacam ini sangat efektif dari sudut pandang pedagogis! Inspirasi. Mungkin suatu hari nanti, kompetisi atau pameran seni akan menggantikan semua ujian … Tidak, kreativitas tidak menghalangi pembelajaran prinsip-prinsip dasar matematika. Tanyakan saja kepada seorang  tutor matematika yang kamu kenal jika kamu ingin mencoba membuat karya senimu sendiri berdasarkan prinsip yang ingin kamu pelajari.

“Seni matematis”: sebuah ungkapan yang akan segera menjadi bagian dari kosa kata matematikamu?

Versi Fraktal Fabergé

Telur hias Fabergé adalah salah satu karya yang telah mendunia. Tetapi bagaimana dengan kajian ulang ilmiah terhadap karya tersebut melalui fraktal?

Seorang fisikawan Inggris, Tom Beddard, sedikit iri pada pengrajin permata terkenal Rusia (Peter Carl Fabergé) yang lahir pada tahun 1846 dan meninggal pada tahun 1920. Seniman inggris—yang akhirnya menetap di Skotlandia—yang satu ini adalah seorang dokter dari St. Andrews University. Peralihannya ke pendidikan tinggilah yang memungkinkan proyek-proyeknya tercipta.

Dia menempatkan dan menerapkan teknologi 3D pada desain telur hias Fabergé versi 3.0 yang memiliki detail yang lebih tepat dan kompleks.

Hasilnya menakjubkan dan memberi kesan seperti perhiasan yang berasal dari ruang angkasa! Akademi Seni Rupa pasti setuju dengan ini.

Karya-karya Tom Beddard tidak hanya terbatas pada telur Fabergé. Koleksi motif planet, topeng Venesia, dan lain-lain, juga dibuat dengan cara yang sama.

perhiasan hasil penafsiran geometri dan fraktal 3D | Geometri dan fraktal tiga dimensi memberikan penafsirkan ulang pada perhiasan | Sumber: sub.blue

Aritmetika menawarkan kemungkinan rasionalisasi seni, baik karya seorang musisi, pematung, pelukis, atau seniman yang lain. Penciptaan artistik memenuhi dunia pendidikan dan digital dengan sedikit usaha.

Kegiatan artistik dengan menerapkan aljabar masih merupakan kreasi baru. Ekarang terserah padamu untuk memulai dan menemukan cakrawala baru melalui proses abstraksi!

Selain belajar, penerapan matematika seperti ini bisa menjadi cara yang baik untuk memotivasi diri sendiri: Ya, teorema bisa digunakan untuk menciptakan hal-hal yang indah; Poligon pun juga bisa digunakan! Wahai seniman muda masa depan, mulailah berkarya! Siapa tahu, suatu hari nanti museum Louvre bisa membukakan pintunya untukmu, dengan dibuatnya bagian khusus “Matematika seni”!

Sejak lahirnya matematika hingga sekarang, banyak yang telah berubah.

Bagikan

Para pembaca kami menyukai artikel ini
Apa artikel ini berguna untuk mu?

Tidak ada informasi yang bergunaOke, namun masih harus ditingkatkanArtikel ini cukup bermanfaatTerima kasih! Artikel ini sangat bermanfaatPuas sekali dengan artikel ini (Berikan penilaian anda)
Loading...

Berikan komentar di artikel ini

avatar