Bimbingan Akademik Musik Seni dan hobi Bahasa
Bagikan

Temukan Stereotip Terbesar dalam Matematika

Oleh Kurniawan, dipublikasikan pada 23/01/2019 Blog > Bimbingan Akademik > Matematika > Mitos terbesar pada Matematika

Matematika adalah salah satu mata pelajaran inti yang paling tidak disukai dalam kurikulum sekolah. Jika kamu membaca ini, mungkin kamu sedang terkena sakit perut, insomnia, atau serangan panik karena kamu ada ujian matematika yang penting atau kelas matematika (gejala-gejala ini juga sering terjadi meski hanya ketika menyerahkan tugas saja).

Banyak yang percaya bahwa ada orang-orang yang secara alami berbakat dalam matematika dan sisanya tidak mempunyai bakat itu … Yang jadi masalah dari metode pembelajaran saat ini, yang membosankan dan menjemukan, adalah bahwa para pengajar sering kali gagal membantu siswa yang memerlukan pendekatan yang berbeda.

Berikut adalah 5 stereotip tentang matematika yang harus dipelajari untuk membuat semua orang menyadari kekayaan matematika yang luar biasa. Setelah membaca artikel ini, kami berharap kamu bisa memperbaiki kesalahpahaman yang merusak reputasi pelajaran ini!

Pelajari semua hal tentang matematika

Jika Kamu tidak Punya Bakat dalam Matematika, Kamu tidak Mahir

SALAH! Memiliki bakat alami dalam matematika hanyalah mitos yang sudah ada sejak masa-masa awal pembelajaran matematika. Kenyataannya, memang pelajaran ini bisa dipelajari dengan mudah oleh sebagian orang dan bisa membuat sisanya frustasi. Bagaimanapun juga, siswa yang belum bisa memahami apapun dengan sekali coba tidak dianggap sebagai yang terbelakang di kelas matematika sampai dia lulus, entah ini revisi matematika tingkat tinggi atau lebih dari itu! Untuk sampai pada level yang tinggi, para siswa ini memiliki beberapa pilihan:

  • Hadiri kelas dukungan dan bimbingan selama jam makan siang.
  • Ikutlah bimbingan matematika.
  • Hadiri pembelajaran tambahan dan pelatihan selama liburan.
  • Dan yang terpenting, luangkan sedikit lebih banyak waktumu di meja belajar untuk mengerjakan soal daripada menonton TV.

Perbedaan antara matematikawan dan yang bukan matematikawan tidak lain adalah waktu pengerjaan yang dibutuhkan untuk memahami dan menyelesaikan suatu persoalan. Kamu yang merasa “bodoh dalam matematika”, yakinlah, bahkan siswa yang mahir sekalipun juga memiliki kelemahan, dan sangat mungkin bahwa kamu lebih mahir daripada mereka dalam mata pelajaran lain. Bisa jadi juga bahwa guru matematikamu tidak memberikan perhatian yang kamu butuhkan. Terlalu mendadak, terlalu cepat, dan mencemooh siswa yang tertinggal, terkadang guru dapat membuat siswa merasa gagal atau bahkan fobia akan revisi matematika.

Yuk buat nama baik matematika menjadi lebih oke Saatnya mengubah reputasi matematika jadi lebih baik! | Sumber: Pixabay

Kamu mungkin punya cara yang berbeda dari gurumu dalam memandang dunia. Jangan khawatir, kamu dapat menemukan guru matematika yang sangat baik, sabar, dan pengertian yang akan membantumu membuat kemajuan sesuai dengan kemampuanmu!

Catatan pribadi: dengan rata-rata 9 siswa di kelas matematikaku di seluruh sekolah, aku berhasil mendapatkan nilai tinggi dalam matematika setelah melakukan banyak latihan dan kelas les matematika mingguan dengan tutor matematika! Ini menunjukkan bahwa kegagalan tidak harus menjadi satu-satunya pilihan?

Matematika tidak Mempunyai Kegunaan Praktis dalam Kehidupan Nyata

SALAH! Kegunaan metematika tidak bisa dihitung dengan jari. Pertama, kamu memerlukan matematika untuk dapat membagi tagihan dengan temanmu saat keluar untuk makan siang. Untuk membuktikan pentingnya mengetahui cara menghitung agar kamu tidak kehilangan persahabatan, lihatlah sketsa tentang pembagian tagihan berikut ini.

Jadilah orang yang berguna. Matematika juga digunakan untuk menghitung harga barang yang dijual.

Misalnya, jika kamu menerima diskon 20%, cukup kalikan harga produk dengan 0,80 (100 – persentase). Tentu saja, kamu boleh menggunakan kalkulator, terutama untuk angka yang sulit seperti Rp 140.950! Dengan melakukan penghitungan cepat tadi, kamu mendapatkan jumlah Rp 11.960. Kami yakin itu akan berguna … Dalam hal medis misalnya, matematika digunakan untuk merekonstruksi gambar tubuh manusia dari titik-titik tertentu (pemindai).

Jika kamu bertanya, “Di mana aku bisa menemukan tutor matematika yang dekat untuk mempelajari pengaplikasian yang menarik seperti tadi?” Tentunya di Superprof.

Penelitian operasional di bidang pariwisata menggunakan matematika untuk mencari penerbangan dengan harga termurah. Ini semua tentang membangun algoritma dengan kinerja tinggi yang mampu menghitung secara langsung biaya termurah untuk perjalanan yang diambil di antara semua penerbangan yang tersedia.

Studi tentang gelombang akustik juga membantu perancangan penghalang kebisingan di sepanjang jalan raya, ruang konser yang bisa meredam kebisingan dengan optimal, atau generator kebisingan untuk meredam kebisingan yang tidak diinginkan (seperti teknik pendengaran anti-tinnitus).

Penggunaan potensial matematika hampir tak terbatas, dan memahami pentingnya matematika adalah langkah awal untuk berdamai dengan pelajaran ini. Belajar matematika juga berguna dalam kehidupan sehari-hari.

Si ilmuan jenius Albert Einstein tentunya akan membantah pandangan sempit seperti itu dengan rumus matematika sederhana …

Matematikawan Itu Orangnya tidak Asik

SALAH! Ketelitian tidak boleh disamakan dengan semangat yang rendah! Matematika adalah disiplin yang membutuhkan banyak konsentrasi, kerja keras, dan konsistensi, itu faktanya. Cobalah membaca satu atau dua bab materi fungsi, kamu mungkin tidak bisa menjawab banyak pertanyaan selama ujian berikutnya! Namun, ini tidak akan menghalangimu untuk bersenang-senang di waktu luang, memiliki pemikiran terbukasejati, dan menikmati hidup!

Orang yang bekerja dengan matematika itu keren Matematikawan bukanlah sekumpulan orang yang membosankan | Sumber: visualhunt

Lihatlah blog lucu Ben Orlin Math with Bad Drawingsyang menggabungkan matematika, humor, dan pengajaran untuk menarik minat dan mengajarkan metematika kepada orang-orang dengan cara yang menyenangkan. Dia melakukannya dengan memberikan contoh-contoh yang jelas, yang berhubungan dengan hal-hal di “dunia nyata” dan budaya populer untuk memikat para pembelajar.

Ini adalah blog yang bebas diakses yang menggabungkan matematika dan hiburan, cara yang bagus untuk menghilangkan stigma dan reputasi buruk dari pelajaran di seluruh dunia. Dengan blognya, Ben, yang merupakan seorang guru matematika di Birmingham, bertujuan untuk “mengetahui keadaan kontradiktif guru, matematikawan, dan semua manusia”.

Mengadopsi pendekatan pengajaran matematika yang menyenangkan akan jadi menarik bagi siswa bahkan yang paling bandel sekalipun. Membaca tanpa harus disuruh. Selain itu, matematikawan adalah pemimpi yang lebih besar daripada yang orang-orang pikirkan. Kamu harus memikirkan bintang-bintang untuk mengabdikan hidupmu untuk mempelajari galaksi kita, bukan?

Seni dan Matematika tidak Memiliki Keterkaitan Apapun

SALAH! Pertama, penting untuk diingat bahwa lukisan klasik selalu menggunakan matematika agar tercipta karya hebat. Kemudian, matematika (lihat sejarah matematika) adalah pelajaran yang sangat penting untuk menjadi ispirasi pelukis dan beberapa karya yang terletak di tempat-tempat luar biasa yang dikenal di seluruh dunia.

Sebagai contoh, ada lukisan dinding yang disebut The Arithmetic of the Palazzo Pontificidi Vatikan, dan karya besar lainnya yaitu Raphael’s School of Athens, yang menampilkanEuclid, Pythagoras, dan Ptolemy!

Geometri tidak hanya menjadi subjek dalam seni gambar, tetapi juga berfungsi sebagai inspirasi dan motivasi, seperti yang ditunjukkan oleh karya Pablo Picasso, seniman pelopor kubisme, yang memenuhi kanvasdengan berbagai bentuk geometris yang mendekonstruksi representasi tradisional lukisan potret dan lukisan still life (benda mati).

Pelukis abstrak Vassily Kandinski juga mengabdikan dirinya pada penggunaan bentuk-bentuk geometris untuk membuat karyayang dinamis seperti KOMPOSISI VIII miliknya, seperti halnya Vasarely yang menggunakan kompas untuk membuat lukisannya.

Matematika dan seni memiliki keterkaitan yang sama banyaknya dengan matematika dan ilmu komputer!

Satu dari sekian karya Vassily Kandinsky Salah satu karya Vassily Kandinsky | Sumber: wassily-kandinsky.org

Pada tahun 2001, Pulitzer Prizedianugerahkan kepada David Auburn untuk pementasannya, yang berjudul “Proof”,yang membawa matematika ke dalam pementasan teater. Kita juga tidak boleh melupakan keterkaitan matematika dengan musik, terutama di abad ke 20 ketika para komposer mendalami matematika, misalnya Pierre Boulez yang mengembangkan prinsip serialisme (juga disebut musik serial) untuk membuat komposisi musiknya.

Laki-laki Lebih Mahir daripada Perempuan dalam Matematika

SALAH! Sebuah studi Amerika baru-baru ini, yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Psychology,menunjukkan bahwa kepercayaan diri sangat memengaruhi pilihan studi siswa, terutama pada anak perempuan.

Subjek matematika untuk semua Matematika, mata pelajaran untuk anak laki-laki maupun perempuan | Sumber: pixabay

Fakta ini menjadi kenyataan: kemungkinan perempuan untuk belajar sains 3,7 kali lebih kecil daripada pria hanya karena mereka merasa tidak mampu melakukannya. Penyebabnya adalah kurangnya wacana yang menyatakan bahwa pria dan wanita memiliki kapasitas yang setara dalam hal kecerdasan. Jadi, anggapan bahwa anak perempuan kurang berbakat dalam matematika hanyalah kesalahpahaman, yang mengarahkan mereka untuk memilih jalur lain, sehingga perempuan kurang terwakili dalam profesi ilmiah.

Catatan untuk semua anak perempuan yang suka matematika: jangan meremehkan kemampuan kalian, dan kalian bisa meraih banyak hal, banyak sekali!

Perlu contoh? Marie Curie, seorang fisikawan dan ahli kimia Polandia, adalah wanita pertama yang menerima Hadiah Nobel Kimia untuk Penemuan Radium dan Polonium, dan satu-satunya wanita yang menerima dua nobel dalam karir ilmiahnya. Studinya menentang asumsi Yunani bahwa materi bersifat stabil dan tidak dapat dipecahkan. Respek!

Masih dengan Marie Curie, dia juga berpartisipasi dalam evolusi matematika dan penciptaan kosa kata matematika.

Semua Orang bisa Sukses dalam Matematika

Matematika sebenarnya dapat dipahami oleh semua orang, setiap orang bisa sukses dalam mata pelajaran ini, dan bidang-bidang yang menggunakan matematika sangat banyak mulai dari kedokteran hingga seni hingga aeronautika.

Inilah gagasan keliru terakhir terhadap matematika yang harus kamu pahami sendiri seiring dengan perjalanan pembelajaranmu:

“Setelah belajar matematika, kamu hanya bisa menjadi guru matematika.”

Bagikan

Para pembaca kami menyukai artikel ini
Apa artikel ini berguna untuk mu?

Tidak ada informasi yang bergunaOke, namun masih harus ditingkatkanArtikel ini cukup bermanfaatTerima kasih! Artikel ini sangat bermanfaatPuas sekali dengan artikel ini (Berikan penilaian anda)
Loading...

Berikan komentar di artikel ini

avatar